Ketapang, Kalimantan Barat – PT Mohairson Pawan Khatulistiwa (Mopakha), bekerja sama dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia, dengan bangga mendukung program MBG pemerintah dengan memberikan makan siang kepada siswa-siswi SDN 02 Muara Pawan. Uji coba ini dilaksanakan selama satu minggu penuh, yang dilaksanakan sejak hari Kamis, 20 Februari 2025 hingga awal Ramadhan, bertujuan untuk membagikan 215 porsi makanan per hari kepada anak-anak setempat di Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Yang perlu diingat bahwa bahan-bahan dari makanan tersebut merupakan hasil dari masyarakat setempat yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama – Program Ayo Bangun Usaha Mandiri (AYO BANG USMAN) Mopakha, yang merupakan bantuan permodalan untuk usaha kelompok masyarakat desa sekitar, dan untuk hari ini Jumat, tanggal 21 Februari 2025 yang disajikan adalah menu ikan goreng, tempe goreng, sayur kacang panjang, dan jeruk lokal yang berasal hasil bumi masyarakat binaan Perusahaan.
Syamsul Budiman, Direktur Utama Mopakha yang hadir pada kegiatan ini menyampaikan, “Melalui upaya bersama ini, kedua organisasi berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan gizi generasi muda di daerah pedesaan, menyenangkan ketika menyaksikan siswa menerima asupan yang mereka butuhkan supaya kelak berprestasi secara akademis dan tumbuh dengan sehat.”
Disambut oleh Kepala Sekolah SD 02 Muara Pawan, Ibu Nurlita S.Pd “Kami sangat senang ada pihak Perusahaan yang juga peduli terhadap anak-anak kami, semoga program seperti ini bisa berkelanjutan. Terimakasih Bapak dan Ibu yang sudah membantu anak-anak.”
Didukung juga oleh Dokter Karmele selaku Direktur YIARI, “Selain makan sehat bersama, sangat bangga melihat bahwa anak-anak sudah memiliki kesadaran dengan membawa tempat makan dan minum sendiri dari rumah untuk meminimalisasi sampah plastik.”

Pembagian makan siang untuk anak-anak ini bukan kegiatan sosial yang pertama Mopakha laksanakan, sejak tahun 2021 Mopakha sudah melakukan kontribusi komunitas berupa donasi kepada masyarakat sekitar konsesi Perusahaan, baik dari sektor pendidikan, kesehatan, sanitasi air bersih, pembangunan rumah ibadah dan madrasah, pemeriksaan kesehatan, hingga bencana. Data di bawah ini menggambarkan bahwa bantuan sudah menyebar ke 15 daerah di Kalimantan Barat, baik dari Kota Pontianak hingga ke desa-desa di sekitar konsesi Perusahaan di Kabupaten Ketapang.

Tidak hanya kontribusi komunitas, Mopakha juga melaksanakan tanggung jawab sosialnya melalui pemberdayaan masyarakat desa sekitar, juga penyerapan tenaga kerja lokal. “Semoga apa yang sudah dijalankan dapat bermanfaat untuk masyarakat”, tutup Syamsul Budiman.
