Mayas Project

Komitmen Kami untuk Hutan Gambut di Ketapang

Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menyimpan kekayaan alam luar biasa berupa ekosistem rawa gambut. Satu diantaranya adalah kawasan hidrologis gambut (KHG) Sentap Kancang sebagai salah satu hutan alam tersisa di Kabupaten Ketapang. The Mayas Project merupakan cita-cita besar dari PT. Mohairson Pawan Khatulistiwa, untuk menjaga dan melestarikan ekosistem hutan rawa gambut sebagai rumah dari fauna kunci dan membangun interaksi positif dengan masyarakat di sekitar konsesi.

Transformasi: Dari Ancaman Menjadi Peluang dan Kekuatan

The Mayas Project memiliki komitmen yang kuat dalam pengelolaan kawasan KHG Sentap Kancang, tindakan serius terhadap ancaman kawasan seperti kebakaran hutan dan lahan, aktifitas kontraproduktif berupa degradasi tidak terencana, tumpang tindih lahan dan perburuan satwa menjadi prioritas dalam penanganannya. Secara khusus unit manajemen membangun Divisi Perlindungan dan Pengamanan Hutan, Divisi Community Development dan Divisi Biodiversity untuk menangani ancaman tersebut. Secara umum unit manajemen membangun transformasi usaha dari sebelumnya usaha berbasis kayu menjadi multiusaha kehutanan berbasis restorasi ekosistem hutan , hal ini ditandai dengan perubahan rencana kerja dengan tetap memperhatikan potensi sumberdaya hutan, kondisi tapak serta kondisi sosial.

Lokasi Proyek

The Mayas Project terletak di dalam wilayah konsesi MPK, mencakup areal proyek seluas 33.747 hektar. Kawasan ini merupakan bagian dari bentang alam gambut tropis yang memiliki peran krusial dalam menjaga kestabilan iklim global serta mendukung keanekaragaman hayati Indonesia. Secara administratif, proyek ini berada di Kecamatan Muara Pawan dan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

Tujuan Keberadaaan Proyek

1. Melindungi Ekosistem Gambut

  • Mencegah kebakaran, penebangan liar, dan konversi lahan
  • Patroli hutan, edukasi masyarakat, dan pengawasan kanal

2. Restorasi Lahan Terdegradasi

  • Penanaman kembali pohon asli
  • Pengelolaan air dan pembangunan sekat kanal

3. Pemberdayaan Masyarakat Lokal

  • Resolusi konflik lahan
  • Pelatihan pertanian berkelanjutan (agroforestri & paludikultur)
  • Dukungan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi keluarga

Kegiatan Utama Proyek

1. Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Sistem multi-silvikultur, pembasahan lahan, dan manajemen kebakaran terpadu.

2. Penguatan Masyarakat

Pendampingan desa, pelatihan keterampilan, serta pengembangan mata pencaharian berkelanjutan.

Transparansi & Akses Informasi

Kami meyakini bahwa keterbukaan adalah landasan utama dalam membangun kepercayaan. The Mayas Project berkomitmen untuk menyediakan seluruh dokumentasi proyek secara transparan dan dapat diakses oleh publik.

Unduh Dokumen Ringkasan Desain Proyek (PDD Sumary)

Versi Indonesia

Unduh Dokumen Ringkasan Monitoring Report (MR Sumary)

Versi Indonesia

Untuk informasi lebih lanjut, laporan, serta dokumentasi lainnya, para pihak dapat menghubungi kami melalui:
Email: info@ptmpk.com

Dampak Sosial & Lingkungan

Target Dampak Lingkungan: Iklim dan keanekaragaman hayati
• 84.236.212 tCO2e emisi yang berhasil dicegah
• 33.747 ha hutan gambut terlindungi
• Perlindungan terhadap 9 spesies langka, termasuk orangutan

Target Dampak Sosial
• 30.000 orang merasakan dampak positif proyek
• 2.500 perempuan ikut pelatihan keterampilan
• 500 anak mendapat akses pendidikan lebih baik
• 220 warga menikmati akses air bersih
• 100 pekerjaan penuh waktu tercipta dari proyek

Bersama Menjaga Gambut, Menata Kehidupan

The Mayas Project bukan sekadar proyek lingkungan. Ini adalah simbol perubahan dari eksploitasi menjadi pemulihan, dari ancaman menjadi harapan. Dengan dukungan komunitas, pemerintah, dan mitra konservasi, kami ingin menciptakan masa depan yang hijau, adil, dan berkelanjutan bagi Ketapang dan dunia.

Mari menjaga warisan alam kita. Gambut kita, masa depan kita.