Lahan Bekas Terbakar Jadi Ladang Tebu

Tahun 2021 lalu masyarakat Desa Tanjung Baik Budi (tulisan sebelumnya dengan judul “Bertani Tanpa Bakar”) telah menggarap lahan bekas terbakar, sekitar 5,000 m persegi untuk ditanami tebu dan beberapa tanaman tumpang sari seperti timun, melon, pisang, kacang panjang, dan yang lainnya.

Pada September 2021, upaya mereka sempat terkendala oleh banjir yang mengakibatkan gagal panen. Kurang lebih sejumlah 3 ton tanaman timun busuk dan belum terhitung jumlah kerugian dari tanaman utama mereka, yaitu tebu.

Namun hal tersebut tidak membuat masyarakat Desa Tanjung Baik Budi menyerah begitu saja, dengan program pemberdayaan masyarakat dari YIARI (Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia) yang ditugaskan untuk mendampingi Mopakha, akhir tahun ini mereka berencana untuk menambah area penanaman sebesar setengah hektar lagi dan sedang dalam tahap realisasi. Penambahan area tersebut akan ditanami tebu, masih dengan tumpang sari: tanaman melon, kacang panjang, dan timun.

Harapan agar perkebunan ini berhasil meningkatkan ekonomi masyarakat desa lainnya yang sudah ikut serta dalam mengupayakan lahan tersebut sejak awal. Terbukti pada tahun 2022 ini, dengan 15 orang anggota pekerja dan dari dua kali panen, dengan perhitungan kasar: 1 rumpun tanaman tebu dapat mencapai sampai 4 atau 5 batang, dihargai 3,000 rupiah per batang. Maka dalam 5,000 meter persegi terdapat kurang lebih 43,300 batang tebu. “Maka kami sudah berhasil menjual hasil produksi gula, yang awalnya diprediksi menghasilkan 45 juta rupiah, namun ternyata realitanya berhasil menyentuh angka 130 juta rupiah”, demikian disampaikan oleh Yandri Candra, salah satu petani tebu di Desa Tanjung Baik Budi.

Panjang umur upaya-upaya baik, sekarang Desa Tanjung Baik Budi menjadi semanis gula!

Bagikan Artikel Ini:

Artikel Lainnya

18 February 2026

By mopakha

Model Ekonomi Berkelanjutan: Dari Benih Mandiri Hingga Skalabilitas Keramba di Tanjungpura

Di pesisir sungai Desa Tanjungpura, sebuah transformasi ekonomi sedang berlangsung….

Baca Selengkapnya

16 October 2025

By mopakha

Ketahanan Pangan Bisa Dimulai dari Desa: Budidaya Lele Desa Sukamaju

Ketapang, Kalimantan Barat — Di tengah tantangan logistik dan keterbatasan…

Baca Selengkapnya